Tuesday, November 23, 2010

Christian Bautista vs black cat

Posted by ammie at 5:01 PM
Reactions: 
2 comments Links to this post



Beautiful girl wherever you are
I knew when I saw you you had opened the door
I knew that I'd love again after a long long while
I'd love again.
You said hello and I turned to go
But something in your eyes left my heart beating so
I just knew that I'd love again after a long long while
I'd love again.

Refrain : It was destiny's game
For when love finally came on
I rushed in line only to find
That you were gone.

Whenever you are I fear that I might
Have lost you forever like a song in the night

Now that I've loved again after a long long while
I've loved again.

Repeat Refrain

Beautiful girl I'll search on for you
'Til all of your loveliness in my arms come true
You've made me love again after a long long while
In love again
'And I'm glad that it´s you
'Hmm beautiful girl


I love this song,
This song of someone who does not intentionally make me flattered. yeaah...
someone who has proven optimistic and unwavering sense of loyalty to the establishment


I hope you love my last...


sok inggris banget dah.*ngarti juga engga* hehehe

kau telah membuktikan walaupun raga tak dapat menyatu , tapi hati tetap teguh dan yakin suatu saat hati itu akan menyatu ... kesetiaannya menunggu dengan sabar dan terus menebar kebaikan dalam kelembutannya, meskipun telah dicampakkan, disepelekan ,diacuhkan, dipermainkan,dan dikacaukan.

Kau tetap kau. yang setia dalam pedih.





Friday, November 5, 2010

tentang rasa

Posted by ammie at 1:24 AM
Reactions: 
1 comments Links to this post
Suatu waktu seorang sahabat bercerita tentang sebuah keputusan yang ia ambil berbuah seonggok kisah yang cukup rumit.
Dengan bijak saya berkata "Itulah kawan, setiap keputusan pasti ada resikonya mereka sudah satu paket tak bisa dipisahkan". Begitu bijak kata-kata itu dan sulit untuk diterima tapi memang benar adanya.
Sekarang saya telah membuktikan kalimat tersebut.

Beberapa hari yang lalu disebuah tempat dimana adanya ketenangan dan kedamaian . Jauh dari rutinitas yang membosankan dan kepadatan kotak sesak. Hal yang memang jarang terjadi dalam hidup ku 5 tahun terakhir ini.

Kebersamaan, keceriaan, keakraban, kekompakan, keharuan kepanikan,berdebatan, semua berbaur.
merasakan arti persahabatan.
Lagi-lagi rasa aneh ini mengusik kolaborasi menjadi tak senada.
Kelakuan nya diluar akal sehat, bertindak tampa logika

Rasa apa ini????
Rasa yang sulit dijangkau lidah,
Rasa yang sulit ditebak
Rasa yang membuat perdebatan dalam jiwa
Rasa yang membuat aku takut mengecewakan
Rasa yang timbul karena dosa
Rasa yang kemudian memperbudak
Rasa yang kemudian hari melenyap
Rasa yang mencabik raga
Rasa yang tak lagi dikenal



Kau yang baik,
yang selalu tersenyum lembut,
yang slalu ramah,
Kau yang
Mengintip detail gerakku agar kau mampu memahamiku
Membaca mimik ku agar kau bisa penuhi inginan ku
Membayangkan aku akan berada dalam perlindungamu
Mendambakan senyuman ku tetap terlukis
kau yang menahan pilu dan perih saat aku acuhkan
kau yang menelan semua kepedihan saat aku muntahkan kemarahan karena
kau inginkan aku sebagai 'permaisurimu'

Kau yang baik,
Kau yang berusaha tegar menghadapi alur hidup ku
Kau yang berlari mengejar setitik kepedulianku
Kau yang tak lelah mengerti aku
kau yang bangkitkan aku dalam keterpurukan
Kau yang setiakan hati pada satu jiwa
Kau yang kemudian aku sakiti lagi
kau
terlalu baik untuk ku gapai

Kau yang baik,
evolusi yang terjadi membuat aku tak meragukan kesungguhan mu
kekuatan itu membuat aku begitu yakin
kau mampu menjaga ku sampai akhir
kau mampu tenangakan
Rasa ini adalah
Rasa yang terlahir karena sikap
Rasa yang tercipta karena sikap
Rasa yang terbentuk karena sikap

Rasa ini adalah
Kebahagiaan yang meluap
Keharuan yang menggema

Rasa ini adalah
lunturan kekejaman
Penebusan kesalahan
Balasan kebaikan


Rasa ini
cukup disyukuri
diselami dengan akal dan iman

Wahai kau yang baik,
biar kan rasa ini menyatu pada saat yang tepat
biarkan ia tumbuh seiring detak waktu
biarkan ia menemukan hulunya
biarkan ia menua menuju kedewasaan
biarkan ia melebur dalam kesatuan yang koheren
biarkan ia melaju


Andai kau tau rasa ini membunuh persahabatan kita, yang kita bangun jatuh bangkit , jatuh lagi dan mulai lagi bangkit dengan sekelumit kisah berliku
Andai kau tau aku rindu semua celaanmu, cacianmu, gurauanmu.
aku tak biarkan itu terjadi
sungguh...
aku ingin kau tetap sahabat ku...

kau tau betapa sesak kurasa saat kau katakan

"aku tak peduli apapun yg trjdi,,yg jelas AKU SAYANG BGT SM KMU smp akhir hdup ku nanti"


Tolong aku jangan buang semua karena rasa ini

Kau sahabat ku
tali persahabatan yang telah menyambung satu dengan yang lain
tolong jangan putus kan










Sunday, October 17, 2010

Akhirnya ke UI juga

Posted by ammie at 6:38 PM
Reactions: 
2 comments Links to this post
"jika menginginkan sesuatu itu artinya mengorbankan sesuatu pula,
dan kadangkala lebih besar pengorbanan dari pada sesuatu yang didapat."

Minggu kemarin saya dituntut untuk bertandang ke UI.
Untuk apa?
Darftar kuliah disana?*mungkin tidak*, daftar jadi cleaning rumput, danau atau ...??*mungkin ia*.
yang jelas saya hanya ingin mencari sebuah k-a-m-u-s.
Bayangkan sodara selama menginjak dibatavia selama kurun 5 tahun terakhir ini kali pertama saya menginjak kampus tersebut.

Mengapa saya memakai kalimat diatas?(bercetak miring)
Begini.

Dengan sekelumit pilihan dan keraguan yang menggelora saya nyaris membatalkan tandangan saya kesana dan terus meluncur ke bogor.
bogor or UI or or NAGA or nemenin teity creambath or molor ga pake kolor (confuse mode:on)
usut diusut pemenangnya adalah. tararang... jreng jreng.... "UI".. prok...prok..prok...
huh...(selalu ngelantur - ngidul)

ditengah siang bolong dengan perut kosong saya sibolang melolong kesana.
Meskipun hari minggu tetap saja tempat ini tak pernah sepi, alunan nada si kotak panjang membuat saya merinding. Boro-boro mau naik. Sejak kejadian-kejadian yang menimpa sikotak malang saya benar-benar merasa sedikit ngilu mendengar suara geserakan benda itu dengan relnya. Tampa ragu saya melewatinya dan kembali ketujuan awal. Tanya sana sini enggak ada juga. setelah lumayan linglung saya ngilrik tukang es kelapa. wah... kayanya segerrrr...

Dalam perjalanan yang sangat amat biasa dan tak menarik saya dapat menarik beberapa hikmah.
->Walaupun kamus ga dapet tapi sekarang saya tau stasuin UI dan Pocin. Berharap berani sendirian kesana.
-> keliling di panas terik ternyata menyenangkan karena ketika berada ditempat yang sejuk sambil meneguk es kelapa muda terasa begitu nikmat.
-> Dalam perjalanan saya terus menatap ke langit memandangi bentuk-bentuk awan yang terus bermetamorfosis.(kebiasaan yang sudah lama saya tanggalkan)

Ciptaan ALLAH yang sungguh membuat saya tak jemu memandangnya.

almunawir

Posted by ammie at 6:22 PM
Reactions: 
1 comments Links to this post
beautiful morning....
pagi ini layak nya pagi biasa saya mencoba membagunkan kawanan yang masih bermimpi ria.
Kecupan sinar sang surya membuat saya kembali bergairah menggerakkan jari jemari dipapan ini.
"Selamat pagi semua...."

saya ngga mau banyak omong yang ga jelas bin ngelantur*layaknya posting2sebelumnya*.
kali ini saya hanya butuh kemurahan hati sodara sekalin untuk membantu saya mendapatkan kamus yang saya cari minggu kemarin.

ini dia k-a-m-u-s nya.

Title:
Kamus al-Munawwir (Arab-Indonesia (Melayu))

Author:
A.W. Munawwir

Publisher:

Price:
RM110

Weight:
2kg

Description:

Kamus yang baik untuk para pelajar terutamanya. Dari Arab ke bahasa Indonesia dan hampir kepada bahasa Melayu. Digunakan secara meluas oleh para pelajar di Ma'ahad dan pusat-pusat pengajian sekitar indonesia.



Ini pesanan adik saya yang kebetulan menuntut ilmu dibidang tersebut.
mOHON DIBANTU YA.. :)
NB: kalo bisa yang bekas juga gpp asal bisa di pakai dan dibaca dengan jelas.
lumayan kan menghemat kocek..

Friday, September 24, 2010

baik-baik saja

Posted by ammie at 9:10 PM
Reactions: 
3 comments Links to this post
alunan autumn inmy heart OST endless love disertai gerimis yang mengundang membuat hati ini merasakan kepiluan.
Entahlah . aku baik-baik saja. tak ada masalah yang serius yang begitu menekan fisik maupun mental.
ya. semuanya berjalan baik-baik saja.
perasaan ini memang sedikit rapuh dan mudah terenyuh.
hubungan ku terjaga sangat baik.Dengan Sang kholik, para sahabat, keluarga besar, dan orang disekitar semuanya baik-baik saja.

sentuhan auntumn memang sering membuat saya sedikit memutar otak kekenangan masa lalu. Membuat perkataan menjadi begitu melloy dan puitis. Padahal saya bukan lah chairil gibran dan saya juga bukan andrea hirata. saya tak pernah menulis buku dan syair nan elok.
Saya hanya kurang kerjaan dan sedang yang belajar ngetik dengan tulisan asal ples ngawur.

Disini saya mencoba mengenang seseorang yang pernah hadir dikehidupan saya kemudian berlalu(walaupun jejaknya tak pernah lenyap) dan sekarang kembali hadir dengan situasi yang berbeda, saya begitu menikmatinya semoga dia juga.
Dengan sangat tiba-tiba ia akan kembali pergi tapi ini lebih renggang dari yang sebelumnya. Dulu setidaknya saya bisa bertatap muka langsung, tapi sekarang mungkin akan sangat jarang bahkan nyaris tak akan pernah.

Kenapa saya begini?
sedih?tidak juga.
senang? entahlah.
yang pasti saya baik-baik saja.

Saya sekarang telah terbiasa ditinggalkan dan meniggalkan.
Apa yang harus dibingungkan lagi ?

Untuk kakak ku ( 0dodiw Oke Sunafets)
Selamat jalan. Menempuh hidup yang baru. Semoga disana engkau meraih kebahagiaan sejati mu.

Tuesday, August 17, 2010

MEPER

Posted by ammie at 11:31 PM
Reactions: 
1 comments Links to this post
Kalo bahasa bakunya meper itu apa ya? ( harap maklum ya saya tidak begitu mampu berbahasa yang baik)

Meper (ga keren banget ya?) . whateper lah apa itu meper... yana jelas gue lagi pengen curhat.(red:nulis asal) TITIK. gue gatau harus ngadu kesiapa...
Sifat yang satu ini emang cukup membuat gue kewalahan. (ngapain di pihara neng!)
Banyak hal buruk yang menimpa anak yang malang ini.entah lah ini berasal dari mana.bawaan orok ka? atau memang terbentuk karna proses waktu, lingkungan, kondisi mental , bisa jadi lagi kesambet setan yang bersifat “meper”.setan dibawa-bawa. (Maap yam mbah..^^)

Ada beberapa kisah tak terlupa walaupun sedikit lupa alurnya.

Pas SMA gue punya sahabat deket 2 orang gina dan anggi. (nama samaran)
Gina yang sangat paham gue,paling ngertiin gue,pokoknya setiap ada masalah selalu ngadu dipangkuannya.wiiihh… Banyak hal,KITA BERBAGI UNTUK SAHABAT KITA BERNYANYI UNTUK SAHABAT…(audy).loh...kok malah nyanyi !!! >_< style="color: rgb(51, 102, 255);">« loe ga salah ko,biarin aja mereka »
« kenapa lo belain gue ?kenapa ga ikut aja ma mereka ? »
« ga.lo tau mereka hanya ikut-ikutan aja.mereka tau lo ga salah ,tapi hanya sebagi formalitas agar dianggap sebagai anggota mereka.dan resikonya ikut dimusuhinn »

Huhuhu..terharu saya mendengarnya. Dia memang punya prinsip. Sang penegak keadilan hihihi
Itulah sekelumit kisah gue ama dia.lebih lanjut nanti kita bahas nanti.

Oya back to MEPER.
Tapi suatu masa gue punya masalah dirumah sebagai pelampiasan gue malah marah – marah dan ngomong ga ngenak ke mereka(gina dan anggi) gue inget banget kata-katanya:

Gina: loe kenapa sih tiba-taiba marah-marah ga jelas,!!!!
Gue:gue biasa ja .
Gina: lo ga biasanya kaya gini? Kalo ada masalah dirumah jangan bawa-bawa kesini dong!

Kita yang ga tau masalahnya apa jadi bahan muntahan lo! (intinya begitu)
Dan gue sadar sifat gue ini emang dah ngerusak romancenya persahabatan gue.Tapi untung dia tu udah ngertiin gue. Jadi udah terbiasa. sampei sekarang kita masih berteman baik.

kisah lainnya
Sebut saja yuoga(nama samaran)
Kita dah berteman deket (banget)
Saat gue sedang rapuh dan lunglai abis putus cintrong, lagi BT abis ujian yang hasilnya jeblok, atau kerjaan yang tak kunjung usai, dia ngasih tongkat sakti buat gue mulai berdiri walau pun tertatih,dia ngasih pil ketawa yang selalu bikin gue nyengir, senyum, lama-lama ketawa terngakak-ngakak bahkan ketawa sendiri (pil ketawa apa pil orang gila).dia muter sudut pandag gue kesisi yang berbeda.
Kita dah seperti upil dan idung (saling mengisi dan diisi)
Tapi lama-lama rasanya ko beda?sepertinya gue *** dan dia juga merasakan rasa yang sama.(es rasa duren) tepat sekali.
Tapi tetep sahabat menurut gue lebih baik dari apapunjuga. Dia pun mengerti.
Dan bersahabat terus erat. Tampa beban.

Suatu masa gue punya sedikit masalah sama seseorang (red: masa lalu dan kini kembali ngusik hidup gue sekarang). Waktu itu gue lagi kesel-keselnya ama tu orang , lagi-lagi sang sahabat kena imbasnya, awalnya geu pengen curhat ke dia , tapi gue malu karena mungkin dia udah mual muak dengerinnya,akibatnya gue Cuma ngebahas hal yang sangat Gaje. akibatnya dia ngeluarin kata-kata yang amat pedih dihati,nusuk dibenak.
Gue pun ngebales gue bakal sendiri.

Sejak itu hubungan kami merenggang.

Ya.gue udah minta maap atas sikap gue yang melampaui jalur. Apa dikata Bunga pajangan dari plastik sudah ia bakar.dan sekarang tinggalah butiran debu yang ga berbentuk. Itulah gue.

Banyak hal yang bikin gue ga tentram karena sifat jelek gue ini.hiks..hiks......
Sedih kehilangan sahabat pasti,tapi lebih sedih lagi kalo sifat ini melenyapkan semua kebahagiaan gue besama orang sekitar dan bunuh gue perlahan
(lebih ampuh dari racun serangga).
Betapa mereka peduli dan ngertiin gue.betapa sayangnya mereka.
Apa yang harus gue lakuin ????

Egois nya gue… !!!!

Mulai sekarang mungkin gue ga boleh lagi manja,haru s bisa nyelesain masalah sendiri tampa uluran tangan orang lain.ya. mulai bertanggung jawab atas diri sendiri tampa kelu+kesah ke orang lain.
Berani ambil keputusan sendiri tampa unggahan orang lain.
Dan akan berusaha jadi sahabat yang baik.
semoga saja.

Sunday, August 1, 2010

sarung tangan ajaib

Posted by ammie at 7:23 PM
Reactions: 
1 comments Links to this post
Alkisah.....Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat
terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika,aku berkeinginan untuk mempunyai sebuah sapu tangan yang sesuai dengan keinginanku , yang mana semua gadis disekelilingku telah memiliki dan membawanya, Aku mencuri lima ribu rupiah dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau menghukum adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah sapu lidi di tangannya .”Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!” Dia mengangkat sapu lidi itu tinggi-tinggi. Tiba-tiba, adikku
mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah,jangan pukuli kakak, aku yang melakukannya!”

sapu lidi itu menghujam punggung adikku berkali-kali. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. sesudah itu, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, “Kamu sekarang sudah berani belajar mencuri dari rumah ini,hal yang sangat memalukan apa lagi,yang akan kamu lakukan di masa mendatang? … Kamu memang layak mendapatkan hukuman! Kamu pencuri tidak tahu malu!”

Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan
kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis tersegug-segug. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, “Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.”
Aku selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk mengaku. Bertahun-tahun sudah berlalu, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin.

Aku tidak pernah akan melupakan, rupa wajah adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.
Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia
lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas negri. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok , bungkus demi bungkus.
Saya mendengarkan pembicaraan kedua orang tuaku, “Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…” Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?”

Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah
dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.” secara reflek ayah mengayunkan tangannya dan menganai pelipis wajah adikku dan berbicara dengan nada tinggi “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!” . setelah itu ayah pergi keluar rumah,ayah mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang.

Kemudian aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang memerah, dan berkata, “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.akhirnya aku telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas.

Keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan membawa beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: “Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.”
Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang.
Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.
Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas). Suatu hari, aku sedang belajar di kamar kosku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, “Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!”
Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?” Dia menjawab,tersenyum, “Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?”
Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu…”

Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.” Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.
Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. “Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!” Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..”

Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit obat pada lukanya dan membalut lukanya. “Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya. “Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…” Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.
Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Sering kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”

Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.
Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?”
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela
keputusannya. “Pikirkan kakak ipar–ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa
yang akan dikirimkan?”
Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar
“Tetapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!” “Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.
Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang
gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?” Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, “Kakakku.”
Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah
kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. “Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang mangkuknya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.”
Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memperhatikan kepadaku. Begitu susah kata yang keluar dari bibirku, “Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.” dalam kesempatan yang paling berbahagia ini.
Didepan keramaian dan kerumunan acara perayaan ini, tak terasa aku menitikkan air mata antara senang ,sedih ,duka bahagia,rindu bercampur suka cita dengan kenangan lampau.


Dari kisah diatas kita banyak mendapat pelajaran(khusus untuk saya pribadi)

1. setetes kebaikan akan dibalas dengan seluas LAUTAN.
jadi,apa yang kita ragukan untuk selalu berbuat baik?ayo..kita taburkan benih-benih kebaikan dimulai dari lingkunga terkecil(red:keluarga) dimanapun, kapanpun, bagaimanapun keadaannya, dan tampa disadari kita akan memetik hasil yang berlipat ganda.

2. ketulusan dalam artian kasih-sayang yang sejati.

3.
Tak ada yang seindah persaudaraan.
saya teringat sosok bocah lugu yang sekarang tumbuh menjadi pria dewasa dan gagah.
dialah adik ku satu-satunya(kandung).
Saya akui ketika kecil saya sangat membenci adik saya,saya iri,saya merasa dinomor duakan,tak disayang,tak diperhatikan,apa(papa) ama(mama), amak(nenek) pilih kasih, saya berpikir dalam hati"apa ini kutukan untuk anak pertama?" kebiasaannya yang membuat saya naik pitan ! berantakin baju, sepatu super dekil&bau,minyak rambut berlimangan membuat idung saya benci bernafas,udah kalo disuruh belajar susah, mungkin dia udah dapet titik aman dari ama, kata mama engga apa-apa ga juara , asal adek naek kelas.(gubrak!!).

Hingga kemudian kami terpisah,dan saya mulai merasakan kerinduan dengan semua kebiasaannya yang aneh itu.rindu mengomelinya,bercanda,berkelahi,bermain...hukshuks...
Dan saya menyadari mengapa ia mendapatkan begitu banyak kasih sayang dari sekelilingnya. (red:poin 2).
aku sayang adek ku dan akan berusaha sebisa ku untuk membatunya menggapai cita-citanya.I promise!!!

Besok adek ku tes (MASUK perguruan tinggi). semoga lulus ya ALLAH...

ayo sekarang bagi siapa saja yang masih diberi kesempatan bertemu saudaranya(kakak or adik) hampiri mereka dengan senyuman dan berikan pelukan hangat katakan dengan lembut kalian sangat menyayangi mereka.

*Terima kasih untuk pak Iwe' yang telah memberikan cerita yang sangat bermakna ini.
oh ya yang ngasih judul saya sendiri . rada ga nyambung sama cerita isi .hehee :D (yang penting kan isinya)
semoga bermamfaat.

Saturday, July 24, 2010

two is better than One

Posted by ammie at 2:33 AM
Reactions: 
1 comments Links to this post
kenapa ga kepikiran dari dulu ya??
okeh...
saya akan perkenalkan memories of song within my life.

hmm.buat gue dengarin musik suatu yang kudu.
  • Bisa mengendalikan emosi.
  • Mengingatkan gue sama orang-orang sekitar gue dan peristiwa yang udah gue lalui bersama mereka
langsung aja deh...


TWO IS BETTER THAN ONE


I remember what you wore on the first day
You came into my life and I thought
"Hey, you know, this could be something"
'Cause everything you do and words you say
You know that it all takes my breath away
And now I'm left with nothing

So maybe it's true
That I can't live without you
And maybe two is better than one
But there's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking two is better than one

I remember every look upon your face
The way you roll your eyes
The way you taste
You make it hard for breathing
'Cause when I close my eyes and drift away
I think of you and everything's okay
I'm finally now believing

That maybe it's true
That I can't live without you
And maybe two is better than one
But there's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking two is better than one


I remember what you wore on the first day
You came into my life and I thought, "Hey,"

Maybe it's true
That I can't live without you
Maybe two is better than one
But there's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking
I can't live without you
'Cause, baby, two is better than one
But there's so much time
To figure out the rest of my life
But I'll figure it out
When all is said and done
Two is better than one
Two is better than one

by : Boys like girl ft tailor swift

ini lagu dua pekan terakhir ini gue puter terus.ampe ni kuping muntah-muntah makannya.hah!!!
Mengingatkan gue sama sohib yang baik hati tidak sombong tidak suka nabung ;( hihihi
dia baik banget.bikin gue ketawa mpe mules-mules(bukan nya emank abis makan rujak ? :()
why I chose the color red?yah...yesterday, he gave me something red.
walaupun ga suka merah.tapi tetep . Makasi ya flend^^

semoga Persahabatan kita slamanya...

Friday, July 23, 2010

selamat hari anak..:D

Posted by ammie at 6:01 PM
Reactions: 
1 comments Links to this post
kemaren ternyata hari anak Nasional ya?ampun deh.kemana aja lo?hee..udah tau sih.itu juga ga sengaja nonton acara ranking 1 di trans.persertanya anak-anak semua dan ruben onsu menyeru "kenapa pesertanya cilik semua?karna hari ini hari anak nasional".setiap anak berhak tau tak terkecuali anak kera sekalipun.ehmm...yang baca kesinggung :D
walaupun usia udah ga muda lagi tetepkan aja kita seorang anak dari orang tua kita.

bincang-bincang masalah anak.gue mau coba flashback ke masa kanak-kanak. Masa dimana gue ngerasain perfection in life.ya.kesempurnaan hidup.
gue terlahir dipelosok barat indonesia tepatnya sumatra barat.Dan disana aku dibesarkan hingga usia ku beranjak 14 tahun.selama itulah aku merasakan indahnya hidup (berarti sekarang ga indah?hehe..ga gitu juga.ga konsisten nih.ih..bawel .suka-suka gue dong blog-blog gue!.hehee
ngelantur mulu :'(
okeh. begini ceritanya. kata orang-orang proses kelahiran gue cukup menegangkan. tak perlu bidan, dokter dan alat medis laen nya.hanya bermodal lampu minyak (semprong) menjelang subuh akupun exist dibumi.
dengan ini saya dinyatakan anak pertama.

keluarga sangat menantikan kelahiran ku.PD nya :p.why not?karena kakak-kakak gue hanya beberapa menit dan detik saja menghirup udara dibumi.Ga tau jelas penyebab nya.yang jelas ini semua adalah kehendak YANG KUASA.
mamapun bernazar kalo ni orok bertahan lebih lama akan digadaikan kepada bu Galuang
*yaitu ibu yang mempunyai sebelas orang anak.wuihh... transaksipun terjadi.

aku hanya dihargai sekitar 5 rupiah.bayangkan 5 rupiah saja.lebih murah dari harga jam tangan bekas.;')ya namanya juga bayi nurut-nurut aela..haha.
tapi aku senang.jadi punya banyak kakak,orang tua double.double kasih sayang.double jatah.double rumah.abundent love.hore :D

dari kecil aku memang udah terkenal cengeng, kolokan dan keras kepala. Salah satu korbannya adalah hidung ku.walapun begitu aku termasuk bayi yang menggemaskan.reason:ya.pipi ku jadi kayak bakpow siap santap.berati kan sering dicubit-cubit.hah!ngarang emank udah dari sono kale... itu semua karunia yang ALLAH berikan untuk ku.harus sangat diSYUKURI.

aku tergolong anak yg kuper(sekarangpun begitu.hahay..?)
lebih suka maen dirumah. bukan apa-apa kawan. tapi memang aku telah dicap sebagai kaum lemah!positive thinking aja.
tapi tak tertutup juga untuk maen outdoor :p
banyak juga peristiwa yang seru-seru.walaupun rada lupa.pikun maklum.

1. namanya ga tau tapi semacem membangun sebuah keluarga,mulai perkawinan.oow.
jangan berpikir aneh.pakai pakaian adat gitu.ada ibu,ayah dan beberapa anak.bikin kolam ikan.dan ikannya beneran loh! nangkep langsung dari sawah,ga jelas alurnya karna saya hanya berperan sebagai anak yang lugu. lugu karena emang ga ngerti skenarionya.hehe.

2. maen masak-masakan.ini yang paling gue suka,daun apa aja dijadiin bahan. mengelana kesemak-semak berebut ama kambing dan kebo. alai sangat.
tapi disini kreatifitas diasah, semakin bertamah usia permainan ini pun berkembang, bahan-bahan nya pun sudah tak lagi palsu.it's real beibi. bersukacitalah para kamibng dan kebo.
walaupun dengan sangat sederhana, seiring kena marah mama karna diam-diam nyolong panci,sendok kuali,kobek beserta ulekan.dan lebih mantap lagi dayon bikinin rumah dari daun pisang.sangat puas walaupun abis maen badan bengkak2 diserang nyamuk dan ulet.
tapi walaupun dulu sering maen masak-masakan sampe detik ini pun belum bisa masak ;'[
bisa ngerebus aer.huff.payah.
kenapa banyak kata-kata walaupun ya?? ;|

3. nabung receh didalam pasir.seperti dipelem gitu.nyimpen harta karun.tapi tiap hari digali untuk diisi 100 rupiah,meningkat 200.dan akhirnya banyak :p
setelah penuh kita mengadakan hiking ke sawah dan kali.bawa bekel.ah...jadi pengen..

4. maen perosotan.dari celana tebel ampe tipis.dari warna cerah jadi suram.dari pantat gembul jadi tepos.hee

5. mengadakan bimbel dirumah.aku jadi gurunya loh!ya iyalah orang aku paling tuir... murid kuberkisar2 sampai 5 orang.
pertama cuma iseng dengan papan berukuran 45x30 cm dan kapurnya pun dari batu warna-warni koleksi ku.hal ini dapet support dari papa.dan akhirnya dibelikan papan yang asli dan kapur asli juga tentunya :D

6. maen badminton.ih.inget banget dari raket buluk,patah,ampe papa pegangannya dibikinin dari kayu. shuttlecock hingga bener-bener bulunya rontok semua.sering nyangkut diseng rumah pula.tapi tetep ga kalah semangat ama topik hidayat :D
7. Panen cabe.seneng kalo musim ini tiba.metikin cabe sembari maen petak umpet...seru!!!!
karena banyak hama dan kendala lain penanaman cabe pun tutup cerita. ;(

masih banyak hal-hal menarik yang ingin aku tulis.
jadi kangen suasana disana.
yang pasti dimasa sekarang gue mencoba menata kehidupan baru.lingkungan baru dan orang-orang baru.tapi masa-masa itu paling indah.indah.irreplaceable.
terimakasi tuhan.aku diberi kesempatan merasakan berbagai rasa dan warna kehidupan.
Tetap semangat !!!

Adikku yang sedang merindukan kedamaian,

Sekarang, cukupkanlah keluhanmu.

BERHENTILAH MENGASIHANI DIRIMU SENDIRI SEPERTI ITU.
...
Cerahkanlah wajahmu.

Biarlah Tuhan yang merasa kasihan melihat jiwa baik yang jujur dan rajin sepertimu, sedang menderita karena belum mengerti rencana Tuhan dan belum melihat berkah yang sudah disiapkan di depannya

DAMAILAH, ENGKAU BERADA DALAM PEMELIHARAAN TUHAN.

by Mario Teguh



Saturday, April 24, 2010

C.O.N.F.U.S.E season 3

Posted by ammie at 9:53 PM
Reactions: 
0 comments Links to this post

hari-hari berlalu begitu saja.rutinitas mengalir dan berputar disumbu yang sama.
untuk kali sekian nya.Emosi dan ketidak sabaran melenyapkan peluang-peluang langka. ami!!!!!what're u duing???
padahal wish gue tgl tiga silam
ketiga tiup lilin "YA ALLAH semoga aku bisa meredam emosi ku,dan lebih sabar serta ikhlas dalam segala kondisi".
ketika solat duha "YA ALLAH kirim kan aku sosok yg membuat hati ini damai dan tenang".
ketika terbangun disuatu malam"YA ALLAH jangan biar kan penundaan menggelayuti raga ku, hingga waktu ku tak terbuang sia-sia".
ketika bangun pagi"YA ALLAH semoga hari ini aku bisa memulai dengan sebuah senyuman yang tulus"

aihh...hingga detik inipun aku masi seperti dulu,emosional,suka ngedumel,tak bisa menerima kenyataan,penunadaan pun semakin marajalela,dan berwajah masam.
seperti post sebelum nya.sebuah do'a pasti terkabul tinggal kita menunggu waktu yang tepat.
sebenernya ni posting pengen ngebahas apa ya?bingung saya juga.. .

ahhkk..yang penting posting!!!saya udah punya komitmen setiap minggu harus POST!!!!!
setidak nya saya jadi tau siapa saya.dan bisa jujur pada diri sendiri.
ANAK MANUSIA(ohh..manusia juga tohhh...)still look for identity.never too late for an improvement!!!
i want to have focused en orderly life.I'm really really want!!!
and intend to really truly be...

1.wake up five-15.
2.prayer time
3.fill up blog epri wiik
4.fill in vocab table epri wiik
5....
6 request time out
7 reguest time out
8 reguest time out
9 reguest time out
10 reguest time out
11 reguest time out
12 reguest time out
13 reguest time out


lohh ....confuse..@#%$^^&^blank..kalo udah ditulis bingung malah ,padahal masih buannnyak lagi...
ya sudalah saya ngantuk ...ZZZzzzzzzZZZZZZZZZzzzZZZzzzZZZZZZzzzzZZ


Sunday, March 28, 2010

tuhan tahu , tapi menunggu

Posted by ammie at 1:42 AM
Reactions: 
0 comments Links to this post
Saia memang terlahir tidak creative.why?terbukti judul kali ini saia kutip dari sebuah novel best seller yang merupakan salah satu motivasi saia untuk mulai menulis.
Kenapa saia memilih kalimat tersebut?makna nya untuk saia pribadi begitu dalam.

Minggu lalu saia dan keluarga bertandang keluar garis Batavia ,meluncur kearah tengah Indonesia.jawa barat terlewati,jawatengah pun pupus,taraaaa…”welcome to Yogyakarta”
Percaya harus percaya ini kali pertama saia berpijak di kota yang terkenal dengan gudek nya ini.
Kembali lagi.kenapa saia memilih judul ini?ini berawal dari tour yang diadakan ketika saia masih kelas 2 smea.jogja adalah sasaran nya.tepatnya borobodur dan tempat bersejarah lainnya.hubung tersebulung saia tidak ikut bersama tiga teman karib saia.
Saat itu saia merasa TUHAN tidak adil.hanya bisa berkeluh kesah dan merasa kecil hati
Hanya jadi kedelai longo saat rumpian tour jogja.

Tiga tahun berseling keinginanpun surut.Ternyata TUHAN punya rencana lain.
Kini aku tak percaya bisa berpijak dan melihat langsung salah satu tujuh keajaiban dunia.
Mungkin untuk kebanyakan orang ini hal yang sangat amat biasa. Bagi saia tidak begitu kawan.
Hal yang membuat saia tersentak.dan mulai menyadari kekuasaan sang pencipta..ALLAH itu ada.Mendengarkan do’a-do’a umatnya,kemudian mengabulkannya dengan cara yang unik.kini do’a ku tiga taun silam terkabul. Begitu juga dengan doa yang lainnya.
Saia percaya itu.

TUHAN tau tapi menunggu….

1 = 1

Posted by ammie at 12:39 AM
Reactions: 
0 comments Links to this post
Masih terhanyut suasana jogja. Tak terasa seminggu berlalu, sekarang tinggal menikamti hari-hari sumpek tampa holiday.tak salah saia berperibahasa.”Bersenang-senang dahulu bersakit-sakit kemudian”. Dan heran nya lagi siKerudung merah ketinggalan . Hampanya hari ku tampa nya.Baiklah.saia berusaha iklas dan memang sudah semestinya. yang bisa membuat saia terhibur pagi ini berangkat bersama ninel dan anduang tercinta. jalanan yang tampak lengang dengan debu tetap seperti biasa.

But I just Ordinary people.perasaan apa ini?merasa jauh dari apapun. tersingkir dan sumpek tapi sepi.Kelam kusut sembraut,dan yang paling naas orang-orang yang saia jumpai hari ini.mereka sasaran renyah.untung saja mereka paham betul siapa saia.dan memang merak jauh lebih dewasa.

Begitu adanya pemirsa.apa yang saia lakukan ?updet status terbanyak sepanjang umur. Tidak puas dengan itu saia mencoba mengklak klik tak jelas.mulai buka profil para pesbuker hingga search di google.berhubung saia terserang kutu kutu di wajah, saia mencoba membuka "menghilangkan noda diwajah".tak juga seru... apa yang saia temukan?
Jreng jrengg…belum juga menemukan suatu ke puasan, lebih tepat sekelumit hiburan atas bayaran minggu lalu.
Belum teng 12 cacing cacing perut sudah histeris,padahal tadi kan sudah menyantap nasi+sambal ala ulekan sa. Ya ini ni…tak ada kesibukan perut melar-melar sepertinya banyak rongga dilambung.

Hentikan semua ini..saatnya bangkit dan semangat.
ternyata sendiri bukan berarti sepi. Ini saat nya berimajinasi dan bermimpi.
Saia mulai membaik. keiklasan mulai ber efek.
Mulai menikmati detik-detik tak berujung.

Intinya sebuah tindakan selalu berbuah resiko.ntah tu sebuah hukuman ringan atau sebuah pengorbanan kecil atau bisa saja kesenangan sesaat.dan untuk saat ini saia mencoba berbesar hati menikmati buah tindakan saia.
ayolah…. ini sangat menarik , sangat bermakna.coba bayangkan. Hanya duduk sambil menikmati alunan musik dan fasilitas lain,tak kena hujan tak kena panas .tak semua orang bisa menikmati ini mi
(kata-kata penghibur diri)

…thank’s GOD….saatnya bersimpuh kepadamu

Sunday, February 28, 2010

Posted by ammie at 1:49 AM
Reactions: 
0 comments Links to this post
my dream's.........
 

_piece of nightstory_ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea