Monday, July 18, 2011

monolog netra

Posted by ammie at 8:24 PM
Reactions: 
days#1

Ini hari pertama aku tak menyapa- dengan sapaan penuh hinaan, tak menggangu mu dengan kata-kata bual super aneh yang membuat kau berpikir sama dengan ku. Yah,,kita memang pembual sejati. Lucunya jika ingat itu.
Mungkin mimpi ku telah usai, nyata itu memang menyakitkan, tapi itulah yang sesungguhnya ada.
Berusaha menepismu. Itulah yang sedang ku usahakan. Mungkin akan menyiksa. Menumpulkan anganku, mimpiku dan segala tentangmu.Tak ada lagi cerita dan segenap ilmu yang selalu kau suguhkan untuk kemudian ku telusuri di dunia maya.
Kau telah membusuk disana. ditempat yang tak mungkin ku kunjungi,
Yah,,, akupun telah berdaulat. Tak akan mengabari mu duluan . Kau saja.
Aku memang agak lebay. Akupun tau kau kini sudah memmiliki kandidat yang akan menjadi 'putri duyung'mu kelak. kau sekarang sudah tak sesantai dulu, tak punya banyak waktu untuk membual, berdebat dan berlawak.
Tapi sifatmu yang aneh itu membuat aku ingin selalu tau apa yang terjadi denganmu detik ini. Terlambat...
Aku telah singkirkan angka-angka dari kontak yang dapat menghubungkan ku denganmu. Aku ingin bisa tampa mu.

***
days#2

Entah apa yang ada di angka ini, seperti alarm dipagi buta, membangunkan ku untuk mulai memasuki duniamu. Semua tentangmu. Banyak hal yang ingin ku ceritakan.
Tentang the Island tadi malam. Aku berkhayal kita ada dalam petualangan the Island. Banyak pertanyakan yang mungkin kau saja yang tau jawabannya.
Hingga pertanyakan itu berlanjut kedalam mimpi ku. Seperti yang pernah kau katakan. Seperti waktu itu sehabis membaca buku tentang kematian seorang bintang besar di Amerika. Lalu akupun dihantui kematian akan menghampiriku dalam waktu singkat. Aku kelabakan. Seakan belum siap dengan pikiran yang terus menghantuiku. Dan kau berkata.
Jika aku mempunyai daya khayal tinggi. Jadi setiap apa yang ku lihat, baca maka akan berpengaruh pada apa yang ku rasakan.

"Itu cuma halusinasi lu aja, makanya kalo baca itu jangan terlalu dikhayati. Jangan-jangan elu berniat bunuh diri juga kaya tu yang dibuku!!"

Tapi mungkin itu benar. Aku hanya terlalu berhalusinasi. Malamnya aku bermimpi
Tentang ribuan bintang yang ku liat lalu bintang itu diserebotot cahaya terang dan besar seperti matahari. Cahaya itu melenyapkan bintang. Aku benci itu. Yah,, cahaya itu memang lebih terang, tapi tak semenawan cahaya bintang, redup tapi mempesona.
Dan bintang itu adalah kamu....

days #3


Dihari ketiga hambar itu makin jelas terasa. catatan ku kosong. Sengaja ku kosongkan.

days#4


Aku bermalas-malas didunia maya, mencari sedikit udara dengan molekul beda, tentunya ingin tak mencium aromamu.
Tiba -tiba nyawa mu berkedip dibalik dinding berlapis kaca tebal. Menyelinap bau khas itu.
Semakin lama detaknya kamin terasa. Kau kah itu??? Aku ingin menyapamu...sungguh...
Tapi.... Ahhhgg,,, Yasudahlah lupakan!!!!
5 menit...
10 menit... berlalu...
Aku ingin sekali menyapa...!!!!!
Entah apa yang terjadi dengan jemari centilku ini, tampa berkompromi dengan lincah bergoyang diatas keyboard.
"Kredok basi, masih idup lo?"
........ beberapa detik
"hahaha,,, ia nih gue sibuk bgt .."
.........
"Tega bgt lu, biarin gue maen comberan sendirian!!!"
"hahha...Semuanya pada sensi ama gue ampe mantan-mantan gue kompakan bgt nyerang gue!"
.......
"kok bisa gitu?"
.......
"gara-gara sms gue singkat-singkat dan waktu itu si X minta chat tapi gue bilang gue ga bisa, gue capek"
"Tau deh yang udah kerja... nggak traktir gue goreng pake jengkol lo!!!!"
.. entahlah , aku merasa ini bukan pembicaraan kita. aku lupa terusannya.

***
Siapa sih lo? pacar bukan, sodara bukan! tapi tampa lo rasanya gue hambar kaya sayur nggak pake garem.

0 comments:

 

_piece of nightstory_ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea